Dalam banyak hal, menulis sebuah blog dan berkomentar dengan nada pedas dan menyakitkan atas kerja keras orang lain merupakan hal yang mudah dan menyenangkan, membuat saya sedikit tertawa lepas dan mengatakan bahwa saya adalah seorang pemenang. Risiko yang saya ambil sangat kecil, namun menikmati pososi yang tinggi di atas mereka yang bekerja keras dan menghasilkan suatu karya besar bagi mereka dan bisa jadi bagi dunia sekitar. Saya tumbuh dan bangga sebagai seorang penulis dengan berbagai kritik dan sindiran-sindiran negatif, dimana hal itu merupakan hal yang menyenangkan untuk ditulis dan dibaca, baik oleh saya sendiri, maupun orang lain.

Tapi kenyataan pahit yang harus dialami penulis maupun komentator yang lain adalah dengan melihat semua secara keseluruhan. Bahkan sinetron maupun karya jurnalistik terburuk pun mungkin lebih berarti daripada tulisan-tulisan saya yang bagi sebagian pembaca dianggap menyakitkan. Juga ada saatnya pula dimana saya harus mengambil risiko dalam penemuan dan penciptaan karya dan membelanya sebagai hal baru yang layak dipertahankan…

Ketika saya berpikir dan melihat semuanya kemudian saya katakan bahwa itu adalah sebuah karya murahan dan tidak layak untuk dinikmati publik, itu adalah kalimat saya yang paling merendahkan. Bagi sebagian orang, kadang dunia tidak menyisakan sedikit keadilan terhadap karya-karya baru, karya yang bisa jadi merupakan sesuatu yang mengagumkan jika dipandang dari semua sudut pandang, dan untuk sebuah karya baru pasti membutuhkan dukungan moral agar karya tersebut dapat bertahan. Saya akan menunggu datangnya karya tersebut yang saya anggap sebuah karya besar dan layak untuk dipertahankan meski itu hanyalah sekedar sebuah pantun singkat sekalipun…