Ratapan dan Air Mata, Bisnis Yang Menjanjikan

Ini adalah saran saya bagi anda, orang-orang yang ingin menjadi produser sebuah acara reality show. Trend-nya sekarang adalah menceritakan kesusahan orang lain dan meningkatkan rating berdasarkan rasa terluka pemirsa. Akan saya terangkan beberapa hal yang mampu menarik simpati pemirsa dan tentu saja akan menaikkan rating acara.

1. Cari karakter yang paling merana—kere banget—supaya pemirsa merasa kasihan kepada bintang acara.

2. Ceritakan betapa sengsaranya latar belakang sang bintang, mulai dari anaknya yang lahir tanpa dubur, atau ibunya yang buta sejak kecelakaan, atau ceritakan juga anak yang lahir adalah hasil hubungan gelap dengan ayah kandungnya sendiri. Pokoknya cari cerita yang benar-benar tragis.

3. Dengan gaya candid camera, ikuti perjalanan sang bintang dalam usahanya mencari nafkah sehari-hari, zoom dan close up pada wajahnya ketika dia sedang istirahat, tayangkan keringat yang mengalir deras di wajahnya.

4. Tampilkan ratapan dan tangisan bintang utama dan keluarga bintang acara reality show anda, juga tayangkan kepada pemirsa, betapa rumah tempat untuk meratap pun sangat tidak layak bahkan untuk digunakan sebagai tempat buang air besar sekalipun.

5. Kumpulkan komentar-komentar tetangga bintang yang paling miris dan menyedihkan, lalu ekspose dengan suara musik latar yang menghentak-hentak dan mengejutkan.

6. Sumbangkan sedikit harta anda kepada sang bintang dengan harapan sang bintang dapat mencapai kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Bagi anda, calon-calon produser acara reality show, yang benar-benar berniat dan serius menggeluti dunia ini, mungkin selama sekitar 50 tahun akan tetap terus menayangkan acara serupa dan selama itu pula anda akan kaya raya. Bayangkan saja, berapa banyak keluarga Indonesia yang masih berada dalam kategori keluarga pra-sejahtera—miskin—yang sama sekali belum ada tanda-tanda akan peningkatan hidup. Kemudian rating akan stabil di garis atas dan anda tidak akan jatuh miskin karena sudah cukup bintang anda yang miskin. Ada yang tertarik mencoba?

Tips Pertolongan Pertama Pada Asma

Saya adalah penderita asma, hal yang paling sering saya alami adalah bertandang ke UGD RSUD Kulon Progo. Apa yang saya dapatkan di sana dalam menangani masalah asma saya? Nebulizer dan sedikit oksigen tambahan. Itu adalah alat yang dapat didapatkan di rumah sakit maupun klinik terdekat. Akan tetapi, bayangkan jika anda penderita asma dan berada dalam jarak maupun waktu yang tidak memungkinkan untuk mendapatkan pertolongan pertama pada asma, apa yang dapat anda lakukan?

Berdasarkan pengalaman pribadi saya, saya mempunyai 3 cara dalam mengatasi asma yang tiba-tiba datang dan mengganggu aktivitas:

1. Gunakan obat inhaler biasa yang dapat anda dapatkan di apotek-apotek terdekat. Kalau boleh saya sebut merk, selama ini saya menggunakan inhaler Berotec yang dosis dan keterangan lainnya ada di sini

2. Rebuslah air sampai mendidih, kemudian hirup uapnya.

3. Buka pintu lemari es anda, cari freezer dan kemudian hirup dalam-dalam uap yang melayang-layang di dalamnya.

Salah satu hal dari tiga hal tersebut adalah hal-hal yang biasa saya lakukan untuk menangani masalah asma saya.

Semoga dapat menjadi masukan bagi anda…

Alasan Klasik Orang Ditagih Hutang

Akhir-akhir ini saya disibukkan dengan debitor yang nakalnya mintak ampun. Hari ini, sudah berapa waktu lamanya sekitar satu bulan dari jatuh tempo yang telah tertulis dalam perjanjian. Sebenarnya dalam perjanjian tersebut sangat jelas tentang klausul-klausul yang menjadi acuan dalam perjanjian pinjam-meminjam. Bukan kesalahan saya apabila ada klausul yang saya hilangkan, yaitu adanya jaminan.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan saya mengapa saya tidak menyertakan jaminan secara tertulis. Namun yang paling fokus adalah status dia adalah teman saya. Memang dalam hal ini saya tidak profesional, bahkan seperti seorang kreditor yang bodoh tanpa mencantumkan jaminan yang pasti.

Penagihan demi penagihan saya lakukan hampir tiap tiga hari sekali, dan permohonan penangguhan selalu datang setiap saya mendatangi. Apakah saya harus kejam seperti orang kaya di luar sana? Mungkin itu akan menimbulkan efek buruk dalam hubungan kami. Akan tetapi, kalau seandainya saya memiliki hati yang selalu lunak, saya akan hancur tanpa memeroleh apa-apa.

Berikut saya sebutkan alasan klasiknya:

1. Uangnya belum terkumpul.

2. Uang yang terkumpul untuk membayar tagihan bulanan seperti tagihan air, tagihan telefon,  maupun listrik.

3. Uang yang ada digunakan untuk membayar biaya semesteran salah satu anggota keluarganya.

4. Uangnya digunakan untuk biaya perawatan salah satu anggota keluarganya yang operasi dan opname di rumah sakit.

5. Masih banyak lagi, anda yang biasa ditagih hutang pasti bisa menambahkannya.

Sudah saya perhatikan, ternyata di lingkungan debitor nakal pun melakukan hal yang sama, yaitu pada kakak saya, adik saya, ayah saya dan ibu saya. Dengan alasan teman, atau tetangga dekat atau apapun senjata yang digunakan untuk mendapatkan uang kami, mereka berusaha mengambil berbagai kemudahan dari keluarga kami.

Dalam postingan ini, saya hanya ingin menghimbau kepada siapapun anda, yang memiliki teman, apalagi hobi berhutang, pikirkan masak-masak, mungkinkah dia sanggup mengembalikannya pada waktu yang telah dijanjikan. Kalau dirasa tidak mampu, keluarkan semua alasan yang anda punya. Membaca postingan saya, kalau urusan uang dan harta kekayaan, pantaskah kita kejam, meskipun pada teman sendiri?

Tips dan Trik Mendeface Facebook

Gambar berikut merupakan hasil kerja ringan saya selama sekitar setengah jam. Dalam gambar tersebut dapat anda lihat bahwa saya telah men-deface (artinya mbuh, Ndhoyok lebih paham) situs yang akhir-akhir ini mulai jadi favorit banyak orang, facebook.

facebook-hacked

Saya beberkan di sini tentang tips mudah dan trik ringannya

  1. buka browser anda, apa saja. Kemudian ketik alamat facebook dan tekan enter.

  2. setelah masuk di situs facebook, tekan tombol PrtSc pada papan tombol anda

  3. buka aplikasi paint–bawaan microsoft–(kalo untuk screenshoot linux tanya mas Bocahmiring)kemudian tekan Ctrl+Z Ctrl+V(paste) pada papan tombol anda.

  4. setelah gambar screenshoot muncul, cari toolbar untuk fill color (gambarnya ember miring, catnya tumpah sedikit), pilih warna hitam, warna favorit hacker.

  5. pilih menu edit-paste from-cari gambar kamu yang ganteng atau gambar pacar kamu yang cantik. Pemilihan gambar ini suka-suka anda, terserah yang penting meyakinkan pembaca bahwa itu adalah jejak hacker.

  6. ketik beberapa kalimat bernada sedikit kesombongan maupun kebencian—hacker banget– (:-p) di bawah foto yang telah anda pasang. (sebelah kanan boleh, kiri atau atas juga boleh).

  7. klik file, pilih save as supaya kamu juga dapat memilih, format gambar apa yang akan digunakan.

  8. selamat mencoba.

Postingan ini hanyalah berisi materi candaan saya terhadap postingan saya terdahulu. Maksud dan tujuannya adalah hanya ingin mengatakan kepada dunia, bahwa seandainya saya adalah seorang hacker, terlebih hacker yang mampu menembus sistem pertahanan facebook, saya tidak akan mencuri akun satu orang, namun saya akan mencuri apa yang menjadi proyek administrator facebook itu sendiri dan otomatis mencuri akun facebook orang satu dunia.

Kepada pihak facebook, postingan saya ini tidak ada maksud pelecehan maupun percobaan pencemaran nama baik, tulisan saya adalah murni bercanda dan berisi hiburan semata…

Saya Terpana Melihat Statistik

record-rating-saya1Mungkin data statistik di atas adalah hal biasa bagi anda yang memiliki blog dengan traffic yang tinggi. Anak tetapi, bagi saya itu sepeti sebuah kesalahan. Ada apa gerangan sampai-sampai banyak orang yang tersesat masuk di blog saya. Berikut adalah fakta yang dapat saya tampilkan pula:

total-pengunjungAda fakta yang sangat membuat saya heran, ternyata saya telah melakukan kesalahan dengan menge-pos tulisan berisi dunia hacking–meskipun saya tidak menulis tentang hack itu sendiri–dan mengakibatkan banyak sekali orang yang tersesat masuk sini. Mereka tersesat bukan karena alasan yang sederhana jika anda perhatikan fakta ini:

password-facebookBanyak sekali netters di Indonesia yang sangat berminat dalam dunia hacking dan curi mencuri. Tak dapat dipungkiri memang sekarang adalah jamannya facebook. Namun yang saya sesalkan adalah, mengapa masih ada orang yang dengan santainya mengetik tag-tag tertentu berisikan tentang cara-cara kotor untuk menguasai harta kekayaan orang lain di dunia maya. Apakah pembaca juga demikian?

Hacker Kok Ngurusin Investasi

Hari yang benar-benar melelahkan..

1. Bangun tidur saya disuguhi suara gedumbrangan berlabel Linkin Park dari kamar adik saya.

2. Baca-baca blog saya, nemu banyak komentar tidak jelas berisi hacking-hackingan, kayak orang bersin saja.

3. Mengisi ceramah singkat mengenai pembukaan wawasan dalam diri di depan anak-anak SMA.

4. Pertemuan dengan rekanan membahas kontrak-mengontrak (saya yakin rekanan saya profesional).

5. Jadi tamu istimewa dan beranjangsana dengan Manajemen Gamawati di The House Of Raminten (bwen aku sebut merek, ra urusan).

6. Membahas penangguhan piutang yang molor hampir satu bulan. Kurang baik apa coba, tau gitu mending bisnis ama Cina (maaf bagi kaum Tionghoa, saya menulis kata “Cina” tidak ada tendensi apapun)

Saya, yang notabene bukan hacker, lain dengan yang dituduhkan beberapa orang di sekitar saya yang sentimen tanpa ada alasan yang jelas, setiap hari memiliki kesibukan yang sama dan hampir serupa dengan beberapa aktivitas saya di atas. Mana ada hacker sempat-sempatnya ngisi ceramah (kecuali tentang ceramah di seminar tentang hacking tentunya, Ndhoyok lebih paham), mana ada hacker sempat-sempatnya mikirin duit se-koper yang benar-benar bisa diraba dan dipegang (hacker taunya cuma duit berupa angka, kali ya?), dan mana ada hacker bisa investasi? Pikir itu semua pakai akal sehat. Semua duit saya, HALALAN THOYYIBAN!! PC dan lektop saya, BERSIH DARI SEMUA USAHA APAPUN YANG BERTUJUAN MERUSAK HARTA KEKAYAAN ORANG LAIN DI DUNIA MAYA. Saya ke warnet? Supaya saya bisa benar-benar nyaman seperti yang pernah saya ceritakan dan tidak ada usaha yang saya lakukan untuk merusak harta orang. Sekarang, sebelum saya benar-benar menghubungi kuasa hukum saya, saya harus dapat memastikan, bahwa semua masalah yang ada sangkut pautnya dengan saya, dapat diselesaikan secara kekeluargaan…

Saya Bukan Hacker

Saya menulis ini ketika dalam kondisi benar-benar marah. Saya telah difitnah dengan tuduhan bahwa saya telah mencuri akun facebook seseorang. Sedangkan tuduhan yang lain adalah saya telah melakukan penetrasi berupa injeksi terhadap situs seseorang yang mengaku ahli dalam web security. Entah tuduhan apa lagi saya belum menemukannya.

Terlepas dari apa itu hacker, white atau black hacker, ada beberapa hal yang perlu saya jelaskan:

Pertama: Saya, sampai hari ini, BELUM PERNAH belajar secara otodidak, mengikuti pendidikan, kursus, pelatihan, maupun diajari oleh teman saya mengenai hacking, atau tetek bengek dunia web security yang lainnya.

Kedua: Saya adalah seorang penulis di http://www.bakuljangan.wordpress.com, dan hanya itulah aktivitas saya yang selalu saya lakukan ketika terhubung dengan internet disamping main game online dan surfing.

Ketiga: Saya membantah semua tuduhan orang-orang tersebut melalui tulisan ini.

Kemudian, seandainya dikemudian hari situasi semacam ini semakin meruncing, dimana saya dituduh telah melakukan sesuatu hal yang sama sekali tidak pernah saya lakukan, postingan ini akan saya jadikan sebagai pembantah semua tuduhan tersebut dengan disertai alat-alat penguat secara hukum.

Apabila dikemudian hari, tuduhan-tuduhan tersebut semakin banyak, baik dari orang yang sama maupun tidak, saya sebagai warga negara memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dari negara dengan berbagai upaya hukum yang ada dengan melewati beberapa prosedur bakunya. Akan tetapi, sebelum upaya hukum tersebut saya lakukan, tidak menutup kemungkinan saya dapat mengupayakan proses penyelesaian masalah secara kekeluargaan.

Postingan ini juga sekaligus peringatan kepada siapapun yang telah, sedang dan ada indikasi akan memfitnah saya, bahwa saya adalah seorang hacker..

Saya Bisa Hack Facebook (kata orang)

ss-hack1Pada gambar di atas, kata yang saya lingkari ada indikasi tendensius bahwa ada orang yang mengkalim bahwa saya bisa meng-hack akun facebook seseorang, namun yang jelas, saya tidak tahu seperti apa bentuk hacknya. Kemarin saya juga mendapat kabar dari teman saya bahwa saya telah dituduh meng-hack akun facebook seseorang dan hari ini saya menemukan siapa orang itu. Saya temukan berita ini dari korban hack melalui friendsternya. Setelah membacanya, saya beri dia komentar pada halaman utama friendster dia, begini bunyinya…

fb enggak dihack…
kemungkinan:
1. kamu ngenet di rumah, ada sodaramu  yang iseng
2. kamu ngenet di warnet, warnetnya nggak ada model deepfreeze, jadi username dan passwordmu masih tersimpan meskipun kompie sudah direstart.
3. kamu minjem lektop temenmu, username dan password masih tersimpan di browser, temenmu itu yang iseng.
4. ada orang yang nge-forgot details password fbmu, bisa jadi imelmu juga di-crack.

Saya sempat senyum-senyum sendiri, orang membuat kalimat html sederhana saja saya masih copy paste, ini malah dituduh ngehack akun orang… Ada teman saya yang bisa bantu beri penjelasan?

Nge-Net Ala Saya, Nikmat dan Nyaman

Browsing, minum air mineral atau minuman isotonik, menikmati sebungkus rokok LA Mild Menthol bagi saya akan terasa seperti berlibur di Hawaii atau paling tidak di Parai Tengiri, jika 3 hal tersebut diatas saya lakukan di sebuah warnet dengan boks yang nyaman dan tertutup rapat.

“Seperti berada di dunia lain”, seperti yang pernah diucapkan Bocahmiring. Memang begitulah kenyataannya. Tidak ada seorang pun yang dapat mengganggu saya. Di saat-saat seperti itulah saya benar-benar dapat merasakan bahwa kenyamanan saya ber-privasi benar-benar terjamin..

Bagaimana dengan anda?

Bisnis Ala Tionghoa, Pasti dan Tegas

Bagi anda orang pribumi, mungkin akan sedikit tersinggung dengan postingan saya ini. Akan tetapi kalau kita lihat secara objektif tanpa melihat ilmu secara kesukuan, anda mungkin dapat menerima kenyataan ini.

Dulu, ibu saya dulu adalah seorang pedagang kelontong di daerah Ciputat. Beliau punya seorang rekanan seorang keturunan Tionghoa bernama Yu Kim. Selama ibu saya berbisnis dengan Yu Kim, bayak sekali kemudahan yang beliau dapatkan. Insentif setiap bulan, bonus pada waktu-waktu tertentu, harga produk yang lebih murah dibanding rekanan yang lain, dan satu hal yang paling penting, pembayaran tepat waktu.

Saya pernah mendengarkan kalimat bernada sentimen dari seorang pribumi kepada kelompok keturunan Tionghoa yang menyatakan bahwa yang namanya Cina, bisnis tu diaplikasikan dalam semua praktek kehidupan. Namanya anak, kalau sudah masuk toko ayahnya, berarti dia adalah seorang karyawan, kalau sudah berani meminjam uang kepada ayahnya, berarti dia adalah seorang penghutang, dan tidak ada lagi status anak dalam kasus tersebut. Akan tetapi, bagi saya, itu merupakan bagian dari profesionalisme mereka.

Sekarang, perkenankan saya membandingkan antara pebisnis pribumi dengan pebisnis Tionghoa. Berdasarkan apa yang pernah saya temui, terutama dalam perjalanan, saya sering menemui pedangang-pedagang yang ngemplang dengan memasang tarif tinggi. Lain dengan pedagang Tionghoa, tarif yang mereka pasang adalah tarif flat, tidak peduli ‘orang lewat’ ataupun penduduk lokal. Pada prinsipnya, orang pribumi berpikir tentang keuntungan sesaat yang penting besar dan tidak terpikir besok-besoknya, sedangkan orang Tionghoa berpikir tentang keuntungan yang pantas dan berkesinambungan.

Dengan prinsip keuntungan yang pantas dan berkesinambungan inilah para pengusaha (besar maupun kecil) Tionghoa dapat sedikit demi sedikit, pelan namun pasti menjadi orang yang berduit. Hal yang tidak dapat dipungkiri inilah yang membuat para pengusaha pribumi menjadi sentimen tanpa ada alasan yang jelas, kemudian menghakimi mereka–pengusaha Tionghoa– dengan pernyataan-pernyataan yang mengandung unsur sara.

Namun di sisi lain, saya juga tidak membantah bahwa tidak sedikit pengusaha pribumi juga mempraktikkan hal yang sama dengan berprinsip seperti pengusaha Tionghoa, sedikit demi sedikit, yang penting pelanggan dapat menjadi langganan tetap dan bukan hal mustahil keuntungan yang sedikit tersebut dapat berkesinambungan dan menjaga keberlangsungan hidup perusahaan…

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes