Pandangan Umum Imam Syatibi on 04 May 2009
Ratapan dan Air Mata, Bisnis Yang Menjanjikan
Ini adalah saran saya bagi anda, orang-orang yang ingin menjadi produser sebuah acara reality show. Trend-nya sekarang adalah menceritakan kesusahan orang lain dan meningkatkan rating berdasarkan rasa terluka pemirsa. Akan saya terangkan beberapa hal yang mampu menarik simpati pemirsa dan tentu saja akan menaikkan rating acara.
1. Cari karakter yang paling merana—kere banget—supaya pemirsa merasa kasihan kepada bintang acara.
2. Ceritakan betapa sengsaranya latar belakang sang bintang, mulai dari anaknya yang lahir tanpa dubur, atau ibunya yang buta sejak kecelakaan, atau ceritakan juga anak yang lahir adalah hasil hubungan gelap dengan ayah kandungnya sendiri. Pokoknya cari cerita yang benar-benar tragis.
3. Dengan gaya candid camera, ikuti perjalanan sang bintang dalam usahanya mencari nafkah sehari-hari, zoom dan close up pada wajahnya ketika dia sedang istirahat, tayangkan keringat yang mengalir deras di wajahnya.
4. Tampilkan ratapan dan tangisan bintang utama dan keluarga bintang acara reality show anda, juga tayangkan kepada pemirsa, betapa rumah tempat untuk meratap pun sangat tidak layak bahkan untuk digunakan sebagai tempat buang air besar sekalipun.
5. Kumpulkan komentar-komentar tetangga bintang yang paling miris dan menyedihkan, lalu ekspose dengan suara musik latar yang menghentak-hentak dan mengejutkan.
6. Sumbangkan sedikit harta anda kepada sang bintang dengan harapan sang bintang dapat mencapai kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Bagi anda, calon-calon produser acara reality show, yang benar-benar berniat dan serius menggeluti dunia ini, mungkin selama sekitar 50 tahun akan tetap terus menayangkan acara serupa dan selama itu pula anda akan kaya raya. Bayangkan saja, berapa banyak keluarga Indonesia yang masih berada dalam kategori keluarga pra-sejahtera—miskin—yang sama sekali belum ada tanda-tanda akan peningkatan hidup. Kemudian rating akan stabil di garis atas dan anda tidak akan jatuh miskin karena sudah cukup bintang anda yang miskin. Ada yang tertarik mencoba?

Mungkin data statistik di atas adalah hal biasa bagi anda yang memiliki blog dengan traffic yang tinggi. Anak tetapi, bagi saya itu sepeti sebuah kesalahan. Ada apa gerangan sampai-sampai banyak orang yang tersesat masuk di blog saya. Berikut adalah fakta yang dapat saya tampilkan pula:
Ada fakta yang sangat membuat saya heran, ternyata saya telah melakukan kesalahan dengan menge-pos tulisan berisi dunia hacking–meskipun saya tidak menulis tentang hack itu sendiri–dan mengakibatkan banyak sekali orang yang tersesat masuk sini. Mereka tersesat bukan karena alasan yang sederhana jika anda perhatikan fakta ini:
Banyak sekali netters di Indonesia yang sangat berminat dalam dunia hacking dan curi mencuri. Tak dapat dipungkiri memang sekarang adalah jamannya facebook. Namun yang saya sesalkan adalah, mengapa masih ada orang yang dengan santainya mengetik tag-tag tertentu berisikan tentang cara-cara kotor untuk menguasai harta kekayaan orang lain di dunia maya. Apakah pembaca juga demikian?
Pada gambar di atas, kata yang saya lingkari ada indikasi tendensius bahwa ada 
