Cerita Saya Imam Syatibi on 24 May 2009 07:39 am
Sekilas Tentang Analisis SWOT
Analisis SWOT, merupakan sebuah singkatan yang tidak asing bagi para pengambil keputusan. SWOT merupakan salah satu acuan dalam mengambil keputusan secara psikologis selain proyeksi bisnis secara matematis. SWOT adalah singkatan dari Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat (kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancaman). Jadi analisis SWOT merupakan salah satu metode analisis yang dapat dilakukan dalam teori pengambilan keputusan.
Strength, dalam bahasa Indonesia sama artinya dengan kekuatan. Untuk melakukan sesuatu, kita seharusnya dapat mengukur kekuatan kita sendiri, baik secara material maupun non-material. Seberapa tangguh anda dapat bertarung di luar sana dan berkompetisi secara sehat sesuai dengan apa yang anda miliki. Di samping itu, ketika kita berbicara tentang kekuatan, kita juga berbicara tentang batas-batas dari kekuatan kita sendiri. Perhatikan kemampuan anda, seberapa jauh anda dapat berbuat. Jika memang anda bukan tipe petarung, jangan pernah sekalipun mencoba untuk melewati batas kekuatan itu.
Weakness, dalam bahasa Indonesia sama artinya dengan kelemahan. Perhatikan bahwa selain sebuah kekuatan yang besar, daya tempur yang tinggi, anda juga memiliki kelemahan. Kebanyakan kelemahan itu justru malah diketahui secara detil oleh para kompetitor anda. Pelajarilah kelemahan anda, perbaikilah, akan tetapi jika itu adalah sebuah kelemahan yang bawaan dari lahir—gawan bayi–, cari potensi lain yang dapat menanggulangi kelemahan anda tersebut.
Opportunity, dalam bahasa Indonesia sama artinya dengan kesempatan, peluang. Sebagai seorang yang memiliki pemikiran yang maju ke depan, anda diharapkan dapat melihat peluang yang ada kemudian menjadikan itu sebagai lahan anda. Peluang kadang sangat jarang disadari karena biasanya, ketika seseorang telah terfokus kepada suatu hal, sulit sekali melihat kondisi sekitar.
Threat, dalam bahasa Indonesia sama artinya dengan ancaman. Ancaman merupakan salah satu hal yang harus diperhitungkan sebelum mengambil keputusan. Biasanya ancaman datang dari luar. Bukan berarti ancaman selalu melulu tentang usaha jahat kompetitor untuk menjatuhkan anda, ancaman merupakan sesuatu yang dapat membuat anda kesulitan dalam perjalanan setelah pengambilan keputusan.
Poin-poin di atas sangat sering dilakukan sebelum keputusan diambil. Entah menyadarinya atau tidak, entah ditulis dalam notes kecil entah tidak, saya yakin anda pernah melakukannya. Bagi saya, analisis SWOT dapat diaplikasikan dalam segala hal, entah anda pendakwah yang ingin mempertebal kadar keimanan umat, entah anda adalah seorang pedagang kelontong, bahkan analisis ini dapat diaplikasikan dalam kehidupan anda sebagai pelajar.
Taruhlah anda adalah seorang pelajar yang masih bingung dalam penentuan jurusan apa yang akan diambil. Tentukan kekuatan anda dulu, di jurusan apa anda memiliki ketangguhan. Gunakan logika anda secara objektif. Setelah anda temukan kekuatan macam apa yang anda miliki, pikirkan letak kelemahan anda, perbaiki dan berusaha bahwa kelemahan itu tidak mengganggu perjalanan anda nantinya. Setelah anda memahami diri anda sendiri, baik sisi positif maupun negatifnya, sekarang lihatlah dunia luar, temukan peluang yang ada. Untuk menentukan jurusan apa yang akan ada pilih, cari tahu melalui pihak yang berwenang, tanyakan berapa quota yang digunakan, Jika sudah ada proyeksi perkiraan jurusan mana anda akan ditempatkan nanti, tanyakan pada pemilik wewenang, apakah memang benar anda layak ditempatkan di sana. Setelah semuanya sudah anda tempuh, hal terakhir yang harus anda lakukan dalam metode analisis ini adalah mencari tahu ancaman. Memang ancaman biasanya datang dari luar, akan tetapi, kelemahan (weakness) kadang dapat pula menjadi ancaman bagi anda. Lihatlah kondisi sekitar, apakah ada ancaman dalam penentuan keputusan anda. Entah itu ancaman yang akan mempersulit langkah anda, membuat anda jadi berpaling dari tujuan anda sebelumnya yang nanti pada akhirnya akan membuat anda keluar dari jalur yang telah ditentukan di dunia pendidikan.
Buat diri anda yakin dengan semua yang anda yakini adalah segala sesuatu yang dapat anda lakukan. Buat komitmen dalam diri, tentukan tujuan, tentukan target yang ingin anda raih dan berusahalah untuk meningkatkan target menuju arah yang progress. Saya yakin, semua usaha anda, disertai dengan doa anda kepada Tuhan, akan membuat anda menjadi seseorang yang cepat dalam mengambil keputusan dan berkepribadian…
on 24 May 2009 at 9:29 am # Musa
Yah, metode ini yang saya gunakan di FKPO.
Mbah, kok ra di ajari sisan nggawe grafik SWOT-e?
on 24 May 2009 at 9:31 am # d3ptzz
Woh mantab… Baru tau ada istilah SWOT..hehe..
on 24 May 2009 at 10:03 am # Imam Syatibi
@musa
judule wae sekilas tentang swot t0, bos?
@d3ptzz
Y muga2 infonya berguna
on 24 May 2009 at 10:36 am # bernadsatriani
hoo..
saia kira SWAT, yang film” itu.. :p
SWOT, jadi teringat waktu masih maenan di organisasi kampus..
di ceramahin ttg SWOT ga abis”..
on 24 May 2009 at 5:25 pm # reallylife
intinya komitmen ya mas?
on 24 May 2009 at 6:22 pm # Imam Syatibi
@reallylife
Bs dibilang, sebelum membuat komitmen, lihat dl keadaan dgn analisis SWOT
on 24 May 2009 at 10:10 pm # dianfi
Ke empat2′a ada di diri manuasia kayak e
@bernad : Bukannya kamu akrab sama FBI n CIA……
on 25 May 2009 at 9:55 am # New Bie OOn The Blog
oh..swot itu … jadi tau lebih tau deh..
on 25 May 2009 at 10:53 am # bernadsatriani
@dianfi
Wasyem iks
on 30 May 2009 at 8:46 am # aryacruise
wah kata2 swot lagi…ngko suwe2 ngmngke IFE EFE Matrix, CPM, QSPM, IE matrix,Grand Strategy Matrix..waaa suwe2 balance scorecard…tidaaakkk…strategic management, ndasem..ilmu aneh..
on 30 May 2009 at 9:06 am # Imam Syatibi
@aryacruise
ora nggo cara portofolio wae ar?